Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

Login Email
banner kiri 2019b

We have 65 guests online
Hari Minggu Biasa XIV, Tgl 8 Juli 2018 PDF Print
Renungan

Tidak Meremehkan Sesama Kita

 

Hidup di dunia ini kerap kali merupakan misteri. Banyak orang sehat, tiba-tiba sakit. Banyak orang sakit lalu sehat terus sampai tua. Banyak orang miskin lalu kemudian berhasil dan menjadi orang berada. Sebaliknya banyak orang berada kemudian malah jatuh menjadi keluarga yang melarat. Kerap orang pinter dan pandai berubah menjadi orang bodoh atau tak mendapatkan jalan bagi kepinteran dan kepandaiannya. Sebaliknya orang yang dipandang bodoh hina dan tak berarti bisa saja menjadi orang yang berpengaruh dalam usaha, bahkan menjadi pemimpin. Maka tak bisa kita meremehkan orang lain, yang dipandang lebih rendah dalam hal-hal tertentu dari diri kita.

 

Lihatlah orang di kampung asal Yesus. Ketika Yesus mengajar di rumah ibadat banyak masyarakat biasa takjub dengan pengajaran-Nya. Tetapi serta merta ketakjuban mereka itu berubah menjadi iri hati dan tak percaya. Mereka malah berkomentar “Bukankah ia anak tukang kayu, anak Maria? Bukankah ia saudara Yakobus, Yoses dan Simon ? Bukankah saudara-saudara perempuannya ada bersama kita?" Sikap mereka terlalu menyepelekan Yesus dan memandang rendah kualitas Yesus. Tertutup hati mereka terhadap rahmat dan berkat Tuhan untuk mereka.

 

Tak ayal lagi Yesus pun berkata, “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri”. Karena itulah Yesus tak mengerjakan satu pun mukjizat di sana. Mestinya mereka bisa mendapatkan berkat penyembuhan untuk orang-orang sakit di tempat mereka, termasuk kaum keluarga mereka yang membutuhkan pertolongan, tetapi itu tak terjadi karena hati mereka keras, dan pikiran mereka picik.

 

Sahabat, untuk kita, janganlah pernah meremehkan orang lain, mereka yang bodoh atau miskin, yang kurang mampu atau kurang terampil. Jangan juga terlalu menghina dan menghakimi para pendosa, mereka yang melakukan kesalahan, tetapi hargai dan tuntunlah mereka kepada pertobatan dan kemajuan. Jadilah berkat untuk mereka dan bukan penghakiman atau kutukan

Dikutip dari buku percikan hati

 
Pengumuman Gereja Hari Minggu Biasa XIV Tgl 8 Juli 2018 PDF Print
Pengumuman

Mohon perhatian bapak/Ibu untuk beberapa buah pengumuman Gereja:

  1. PDKK Bunda Hati Kudus mengadakan Malam Pujian dan Penyembahan pada hari Senin 09 Juli, pkl 18.30 di Gereja Bunda Hati Kudus Bersama dengan Ibu Helena Rahayu. Umat diundang untuk hadir dan merasakan kasih Tuhan melalui Pujian dan Penyembahan.

  2. Pada Ibadat Rosario BHK, Minggu 15 Juli, akan didahului dengan penerbangan Rosario Balon Perdamaian, pkl.16.30 di halaman sekolah Tarsisius, kemudian misa pkl.17.00 dan ditutup dengan doa rosario. Umat dapat menulis ujud doa yang setelah diberkati, akan ikut diterbangkan. Pengumpulan ujud doa pada panitia di pintu masuk gereja, paling lambat tanggal 13 Juli. Umat yang mau ikut menyaksikan diharap hadir lebih awal.

  3. Pengumuman Pernikahan
    Pengumuman Pertama
    Johanse Djajadi  Marisca Sumalong

    Johanes Djajadi dari Lingkungan St. Anna
    dengan
    Marisca Sumalong
    Pernikahan di Gereja St. Theresia Jakarta

    Kepada umat yang mengetahui adanya halangan atas pernikahan mereka wajib memberitahukan pastor paroki, dan marilah kita mendoakan mereka yang sedang dalam masa persiapan.

Demikian pengumuman, terimakasih atas perhatiannya.

 
Hari Minggu Biasa XIII, Tgl 1 Juli 2018 PDF Print
Renungan

Penyerahan Diri

 

Pada suatu hari seorang dokter yang sangat terkenal karena keahliannya namun tidak percaya kepada Allah  datang mengunjungi Santo Yohanes don Bosko untuk minta disembuhkan karena ia menderita penyakit epilepsi!  Lalu Yohanes meminta ia berlutut dan berdoa tetapi dokter tidak mau melakukannya, namun karena dokter itu  seorang ilmuan maka ia tidak mau melakukannya bahkan ia tidak percaya pada hal-hal seperti mujizat, dll. Yohanes Bosco pun tdak bisa berbuat apa-apa kalau dokter itu tidak mau berlutut dan berdoa! Karena tidak ada  jalan lain, akhirnya dokter itu melakukannya, berlutut dan berdoa! Setelah dokter itu berlutut dan berdoa,  Yohanes Bosco tumpangkan tangan atas dan mendoakannya! Sementara Yohanes berdoa, terjadi mujizat  kesembuhan bagi sang dokter! Dokter itu mengaku dosa dan terima ekaristi dari St Yohanes Bosko. Orang bisa percaya dan menjadi sembuh hanya dengan berlutut dan berdoa!

Last Updated on Monday, 02 July 2018 13:17
Read more...
 
Pengumuman Gereja Hari Minggu Biasa XIII Tgl 1 Juli 2018 PDF Print
Pengumuman

Mohon perhatian bapak/Ibu untuk mendengarkan beberapa buah pengumuman Gereja:

  1. Jadwal Prodiakon dan Jadwal Pasdior untuk bulan Juli sudah tersedia, petugas dimohon mengambil di kotak sekretariat.

  2. Pertemuan PWK St. Monika diadakan pada hari Kamis 05 Juli pkl. 16.00 di Aula 1, anggota diundang hadir.

  3. Adorasi Jam Suci diadakan pada hari Kamis, 05 Juli pkl. 19.30 di Gereja, umat diundang hadir.

  4. Pada tanggal 06 Juli adalah misa Jumat Pertama dilanjutkan adorasi dengan jam misa pkl. 06.00, pkl.12.00 dan pkl. 18.30 di Gereja

  5. Rapat Dewan Pleno diadakan pada hari Minggu, 08 Juli pkl. 10.00 s.d pkl. 13.00 di Aula 1. Seluruh anggota pleno diundang hadir

  6. Pada Ibadat Rosario BHK, Minggu 15 Juli, akan didahului dengan penerbangan Rosario Balon Perdamaian, pkl.16.30 di halaman sekolah Tarsisius, kemudian misa pkl.17.00 dan ditutup dengan doa rosario. Umat dapat menulis ujud doa yang setelah diberkati, akan ikut diterbangkan. Pengumpulan ujud doa pada panitia di pintu masuk gereja, paling lambat tanggal 13 Juli. Umat yang mau ikut menyaksikan diharap hadir lebih awal.

  7. Bruder Justinus Juadi dan Segenap Dewan Paroki Harian Gereja Bunda Hati Kudus – Kemakmuran mengucapkan terimakasih kepada umat atas partisipasi pembelian buku karangan Bruder Justinus Juadi yang dijual dihalaman gereja pada tanggal 23 – 24 Juni. Hasil penjualan buku sebesar Rp. 6.105.000 (enam juta seratus lima ribu rupiah)

  8. Pengumuman Pernikahan
    Pengumuman Ketiga
    Moses  Jeane 2

    Moses Giovanni Kosasih dari Lingkungan St. Ursula
    dengan
    Jeanne Ivon Pangkadjene dari Paroki Katedral
    Pernikahan di Gereja Katedral Jakarta

    Kepada umat yang mengetahui adanya halangan atas pernikahan mereka wajib memberitahukan pastor paroki, dan marilah kita mendoakan mereka yang sedang dalam masa persiapan.

Demikian pengumuman, terimakasih atas perhatiannya.

Last Updated on Monday, 02 July 2018 12:59
 
Hari Minggu Biasa XII, Tgl 24 Juni 2018 PDF Print
Renungan

IA DATANG UNTUK BERSAKSI TENTANG TERANG, DAN MENYIAPKAN SUATU UMAT YANG LAYAK BAGI TUHAN

 

Yohanes PembaptisSaudari-saudara sekalian, salam jumpa lagi pada hari Minggu Biasa ke-12. Hari Minggu ini kita merayakan hari kelahiran Yohanes Pembaptis. Kita semua tahu Yohanes Pembaptis. Ayahnya adalah Zakharia, seorang imam di Yerusalem sedangkan ibunya adalah Elizabeth, seorang puteri keturunan kaum Harun. Kisah kelahirannya sangat unik. Yohanes lahir dari pasangan yang sudah sangat tua untuk mempunyai seorang anak. Zakharia pun menjadi bisu karena ia hampir tidak percaya akan khabar malaikat yang didengarnya. Ketika ia meminta tanda, ia menjadi bisu sampai pada saat Yohanes lahir dan ketika ia harus memberi nama. Kelahiran Yohanes sungguh merupakan kisah yang istimewa. Kita juga ingat ketika dalam bulan yang keenam perkandungannya, Maria ibu Yesus mengunjunginya dan anak yang masih dalam rahim itu pun melonjak kegirangan dan Elizabeth ibunya pun dipenuhi oleh Roh Kudus, lalu berseru: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?....berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.” (Luk 1: 41-45). Yohanes mendapat tugas untuk membuka jalan bagi Kristus dan memperkenalkan Yesus sebagai Almasih. Yesus sendiri menyebut Yohanes sebagai ‘sang nabi’, bahkan lebih besar daripada para nabi. Oleh karena itu kelahirannya sungguh menggembirakan banyak orang. Namun sebagaimana nabi-nabi lainnya yang ditolak dan dianiaya oleh umat karena pewartaannya, Yohanes pun mengalami nasib yang sama. Ia meninggal dengan kepala dipenggal karena membela kebenaran (Mat 14:1-12).

Last Updated on Monday, 25 June 2018 18:33
Read more...
 
« StartPrev51525354555657585960NextEnd »

Page 56 of 71


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.