Agenda Paroki

S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1

Login Email
banner kiri 2019b

We have 61 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 1 Desember 2019 PDF Print

“KESIAPAN DIRI“

 

Kesiapan seseorang tergantung pada persiapan yang dilakukannya, Jika persiapan dilakukan dengan baik , maka seseorang berada dalam keadaan siap penuh. Sebaliknya jika seseorang tidak melakukan persiapan maka tentulah ia sama sekali tidak siap. Orang yang mempersiapkan segala sesuatu dengan baik akan merasa benar – benar siap, dan akan merasa tenang serta percaya diri dalam menghadapi, mengerjakan atau menyelenggarakan sesuatu. Sebaliknya orang yang tidak siapa akan kelabakan atau kewalahan menghadapi sesuatu. Orang yang siap mempunyai arah hidup jelas dan sukses hasilnya sedangkan orang yang tak siap memandang segala sesuatu kecil dan hasil yang didapatnya amatlah kecil malah tak ada sama sekali.

Injil hari ini memberi warta tentang siap siaga dan berjaga-jaga dalam menyambut kedatangan Anak Manusia. Model kesiapan Nabi Nuh sungguh luar biasa. Segala sesuatu disiapkan, bahtera pun dibangun, semua yang perlu diselamatkan dimasukkan ke dalamnya. Sementara orang-orang lain hanyalah berpesta pora, makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai malapetaka air bah menimpa mereka. Hancurlah semuanya, tamatlah riwayatnya. Semuanya disebabkan oleh ketidaksiapan mereka dalam menyambut hal penting. Segala hal dipandangnya tak penting. Hal utama yang dipikirkan dan dicari hanyalah kesenangan diri.

 

Sahabat, kesiapan diri dalam menyambut kedatangan Anak Manusia adalah warta bagi kita semua saat kita mempersiapkan diri dalam menyambut kedatangan dan kelahiran Yesus di dunia. Sepertinya hal ini sudah merupakan hal biasa karena setiap tahun kita merayakannya. Tapi haruskah kita menjadi seperti orang pada zaman Nuh yang binasa karena tidak siap ? Haruskah kita masuk dalam kejatuhan atau bahaya maut barulah kita mau mempersiapkan diri, tapi sudah terlambat. Lakukanlah hal baik seperti yang dinasehatkan Paulus kepada jemaat di Roma : Jauhilah perbuatan kegelapan, hidup sopan, jauhilah pesta pora, kemabukan, pencabulan, hawa nafsu. Kenakan Kristus sebagai perlengkapan senjata terang.

Dikutip dari buku percikan hati.

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.