Agenda Paroki

S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Login Email
banner kiri 2019b

We have 260 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 3 November 2019 PDF Print

Pembaharuan Diri

 

Dalam buku yang berjudul “50 Examples of Corporations That Failed to Innovate”, dilukiskan tentang perusahaan-perusahaan yang mengalami kemunduran bahkan bangkrut gara-gara tak mau atau tak sigap dalam melakukan pembaharuan. Mereka cenderung berjaya dengan pencapaian dan keberhasilannya dan tidak waspada terhadap tantangan bahkan ancaman yang kapan saja siap menghadang dan melumpuhkan mereka. Akibatnya, kejatuhan yang ditemuinya, penyesalan yang dirasakannya, akibat memandang remeh suatu pembaharuan.


Figur pembaharuan dalam bacaan Injil hari adalah Zakheus. Tak didesak ia untuk menjadi tertarik melihat orang apakah Yesus itu. Tak dipaksa ia untuk mengadakan pertobatan dan pembaharuan diri, katanya, “ Tuhan, separuh dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin, dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang, akan kukembalikan empat kali lipat”. Pertemuannya dengan Yesus dan kunjungan Yesus ke rumahnya dipakai Zakheus dengan baik dan bijaksana, yakni pembaharuan lokal.


Tak lazim seorang Farisi akan melakukan hal yang dibuat Zakheus. Tak mudah bagi seorang yang sudah mendapatkan keuntungan akan mengembalikan keuntungan itu. Amat sulit bagi seorang yang sudah mapan dalam kehidupannya untuk berubah atau mengubah haluan hidupnya. Tapi Zakheus adalah orang berbeda. Kesempatan berharga dalam perjumpaan dengan Yesus mengubah pikirannya, bahwa dalam hidup ini adal hal yang jauh lebih berarti ketimbang sekedar penumpukan keuntungan dan kenyamanan dengan harta benda serta kekayaan. Itu ditemukan Zakheus, dan ia mengubah haluan menjadi orang baru yang percaya pada Yesus. Itulah yang membawa keselamatan pada Zakheus dan tentu seisi rumahnya.


Sahabat, baiklah kalau kita selalu meneliti hal yang kurang dalam diri kita agar ditata kembali. Tidak perlu kita berkubang dalam kelemahan diri sehingga malah menjadi kebiasaan yang tidak sehat. Mari kita tegaskan langkah untuk selalu berubah menjadi lebih baik.

Dikutip dari buku percikan hati

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.