Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 1 2 3 4 5

Login Email
banner kiri 2019b

We have 66 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 8 September 2019 PDF Print

Lepas Untuk Mendapatkan

 

Para Saudara/i yang terkasih dalam Kristus, Lepas Untuk Mendapatkan adalah satu semangat yang harus dimiliki oleh kita semua sebagai murid-murid Yesus. Sebab, jika kita berani untuk melepaskan segala bentuk keterikatan kita, maka pastinya kita akan mendapatkan kembali yang lebih banyak dan bahkan berkelimpahan, sebab jika kita tidak mampu melepaskan dan menanggalkan yang bukan Allah, kita tidak akan layak menjadi murid Yesus. Sabda-Nya, “ Demikianlah, tiap-tiap orang diantara kamu yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku” (Luk 14:33). Disini, Yesus membutuhkan suatu sikap berani dari kita dalam mengikuti-Nya, teristimewa berani untuk melepaskan segala sesuatu yang menghambat perjumpaan dan persatuan kita dengan Allah.

 

Keberanian dibutuhkan untuk menuju pada perubahan. Santa Teresa dari Avila mengatakan, “ orang membutuhkan keberanian di sini, dia yang kepadanya Allah menganugerahi perhatian khusus dan juga dia yang membutuhkan iman dan sikap percaya serta penyerahan diri secara penuh pada Tuhan kita sehingga ia dapat melakukan apa yang ia kehendaki bagi jiwa “. Sikap keberanian untuk melepaskan inilah yang akan membuat kita mendapatkan rahmat demi rahmat yang kita butuhkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

 

Untuk itu, saudara/i sekalian, marilah kita berjuang dan berusaha dengan membangun dan mengumpulkan segala keberanian yang ada pada kita untuk melepaskan segala sesuatu yang bukan Allah. Tujuannya, agar kepada kita diberikan dan dianugerahi rahmat yang kita butuhkan untuk mengembangkan dan memajukan Kerajaan Allah di segala tugas pelayanan kita.

 

Memang kita ini, kata Rasul Paulus, “ Dahulu adalah orang yang tidak berguna, karena sikap kelekatan kita pada hal-hal duniawi, tetapi sekarang berkat penyerahan diri yang tanpa syarat kepada Allah dan berkat pengenalan kita dengan Allah sendiri dalam diri Yesus, kita menjadi orang yang sangat berguna “ (Flm 1:11). Sebab, kepada kita diajarkan kebijaksanaan Allah untuk mampu membedakan mana yang dikehendaki Allah dan mana yang tidak dikehendaki Allah. Dan ketika kita memiliki keberanian untuk melepaskan segala sesuatu, pada saat itulah kita layak untuk menjadi murid Kristus. “Demikianlah diluruskan lorong orang yang ada dibumi, dan kepada manusia diajarkan apa yang berkenan pada-Mu, maka oleh kebijaksanaan mereka diselamatkan “ (Keb. 9:18).

 

Ya  ketika kita berani melepaskan, kita akan mendapatkan ; ketika kita mengarahkan hati dan pikiran kepada kebijaksanaan Allah, maka kita diselamatkan dan ketika siap dan mampu menyangkal diri, memanggul salib kita setiap hari, maka kitapun layak disebut sebagai murid-murid Kristus.

 

Tuhan memberkati. 

Rm. Andreas Era, O. Carm

Dikutip dari Buku Ruah

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.