Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 1 2 3 4 5

Login Email
banner kiri 2019b

We have 52 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 25 Agustus 2019 PDF Print

Jalan Tuhan

 

Pertanyaan dari seseorang dalam Injil hari ini sangat indah. Dia bertanya, “ Tuhan sedi kitsajakah orang yang diselamatkan? “ Lalu Yesus menjawab, ‘Berjuanglah melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu, banyak orang akan berusaha masuk, tetapi tidak akan dapat. “Pertanyaan orang ini sebenarnya adalah pertanyaan kita semua sebagai orang beriman Kristiani. Kita sering bertanya dalam hati, “ Apakah saya yang sudah beriman Kristiani akan masuk surga? Apakah saya akan diselamatkan oleh Tuhan Yesus? Apakah setelah hidup di dunia saya pasti akan masuk hidup abadi bersama Tuhan ? Apakah saya akan masuk surga atau neraka?

Dalam keyakinan kita sebagai orang Kristiani, Allah telah membuka pintu keselamatan bagi setiap orang. Allah telah menganugerahkan rahmat keselamatan kepada setiap orang beriman. Apakah kita mau menerima atau menolak anugrah keselamatan yang telah ditawarkan dan diberikan oleh Tuhan ? Ketika kita menolak anugerah keselamatan itu, ketika kita membuka hati untuk menerima rahmat keselamatan tersebut, maka rahmat kselamatan itu akan bekerja dalam hidup kita.

 

Kalau kita merenungan rahmat keselamatan ini, maka kita akan berkata bahwa Tuhan adalah Allah yang begitu mencintai kita. Dia ingin agar kita, manusia penuh dosa ini, memperoleh keselamatan. Dia ingin agar tidak seorang manusia pun yang tidak di selamatkan, Maka Allah selalu menganugerahkan rahmat – rahmat yang kita butuhkan supaya kita bisa hidup dalam rahmat yang menyelamatkan ini. Dari pihak kita diminta untuk terus – menerus berjuang karena jalan ini bukanlah jalan yang lebar dan mulus. Tetapi, jalan yang kecil dan pintunya sesak, Tidak banyak orang yang bisa melihat dan melalui pintu itu.

 

Siapakah sebenarnya pintu sesak yang dimaksud ? Pintu satu – satunya ialah Kristus sendiri. Pintu itu menjadi sesak karena banyak orang tidak ingin melepaskan banyak hal dalam hidupnya. Banyak orang ingin mengikuti Yesus tetapi tidak ingin lepas dari pesta pora dan kemabukan duniawi, ingin dilayani dalam kesenangan hidup, tidak ingin berbagai hal menyenangkan lainnya. Maka, Yesus meminta kita untuk berjuang. Kita sebagai orang beriman Kristiani diajak untuk melawan arus zaman dewasa ini yang sangat mengangungkan dan mendewakan kekuasaan dan kesenangan duniawi. Kita harus mengakui bahwa tantangan dan godaan itu begitu kuat.

 

Saudara – Saudari yang dikasihi Tuhan, mari kita berjuang agar nyala api lilin kita tetap bernyala dan menjadi sebuah kesaksian hidup yang indah bagi orang-orang disekitar kita. Mari kita mohon rahmat-rahmat yang kita butuhkan dalam perjalanan hidup kita agar kita kuat dan setia sampai akhir dalam menempuh jalan Tuhan. Jangan sampai ketika kita bertemu dengan Yesus, Dia berkata, “ Aku tidak mengenal kamu! “

Rm. Srijoni Pasalli, O.Carm.

Dikutip dari Buku Ruah

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.