Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

Login Email
banner kiri 2019b

We have 46 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 4 Agustus 2019 PDF Print

Motivasi Doa Dan Permohonan

 

Datang kepada Yesus dan “berdiskusi” dengan-Nya adalah hal yang sangat baik untuk kita. “Datang” dan “ Berdiskusi” itu sering kali kita sebut dengan berbagai istilah. Ada yang menyebutnya dengan berdoa, ada yang menyebutnya merenung, ada yang menyebutnya merefleksikan dalam terang iman, dan sebagainya.


Lewat Injil hari ini kita diingatkan tentang apa yang menjadi motivasi dan tujuan kita datang kepada Yesus. Atau dalam bahasa lebih sederhana, apa yang menjadi motivasi dan tujuan doa-doa kita, apa tujuan renungan dan refleksi kita. Injil hari ini mengajak kita untuk memurnikan lagi apa tujuan kita datang kepada Yesus, apa tujuan kita menyampaikan doa-doa permohonan kita. Kita mungkin sering merasa bahwa doa-doa permohonan kita tidak dikabulkan oleh Tuhan. Itu bukan karena Tuhan pelit atau kikir dan tidak peduli kepada kita, tetapi itu karena kita yang sering salah dalam menyampaikan permohonan. Bisa saja saat itu kita merasa bahwa doa permohonan kita itu sangat pentingan dan baik, tetapi tidak demikian menurut perhitungan Tuhan.


Ketika seseorang datang kepada Yesus dan meminta-Nya untuk menjadi penengah atau pembela baginya agar mendapatkan warisan, Yesus menegur orang itu dan menolak permohonannya. Semua permohonan yang keluar dari hati yang tamak, rakus dan duniawi tentunya ditolak Yesus. Ini menjadi pelajaran bagi kita, apakah doa-doa kita selama ini mengarahkan hati kita kepada hal ilahi khususnya kepada Allah atau sebaliknya, doa-doa kita justru mempertahankan kemapanan duniawi? Semua doa yang hanya mempertahankan kemapanan duniawi akan ditolak oleh Yesus.

 

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, doa bukanlah melulu soal urusan menyampaikan permohonan kepada Allah dan bukan pula sekedar soal Allah mengabulkan atau tidak mengabulkan permohonan. Sebaliknya, doa merupakan kesempatan untuk mendapatkan penididkan dari Yesus. Saat berdoa, kita diajar dan dididik oleh Yesus agar memiliki hati yang bersih, kita diarahkan untuk tidak mengejar hal-hal duniawi yang sering kali sangat menarik namun sebenarnya tidak pentingn bagi keselamatan kita. Doa juga menjadi kesempatan untuk memurnikan hidup kita agar kita bisa dan terbiasa memilih apa yang paling pokok dalam hidup yakni apa yang dikehendaki Allah.

Dikutip dari buku Ruah

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.