Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 1 2 3 4 5

Login Email
banner kiri 2019b

We have 54 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 2 Juni 2019 PDF Print

Ayo Berdoa

 

Saudara-saudariku terkasih, syalllom! Senang sekali bisa berjumpa lagi dengan Anda semua dalam perayaan Ekaristi, minggu paskah yang ke 7! Tema tulisan singkat saya pada hari ini adalah apa itu doa, untuk siapa aku berdoa dan bagamana berdoa yang sesungguhnya!


Saudara saudariku terkasih, berdoa adalah kegiatan rohani yang sudah sering kita lakukan, bahkan ada yang menghayatinya sebagai nafas kehidupannya! Biasanya doa menjadi jalan pertama dan terakhir untuk menyelesaikan masalah, pergumulan hidup yang dialami! Doa seolah-olah menjadi jalan keluar yang mampu menjawab setiap harapan, cita-cita dan kerinduan kita! Hal ini tidaklah salah! Namun demikian harus diakui juga banyak orang merasa putus asa, kecewa dan bahkan tidak mau berdoa lagi karena terasa sia-sia saja berdoa, permohonan kita tidak kunjung datang! Sadaraku terkasih, apakah ada yang perlu kita perbaiki dalam doa kita? Yak 4:3 mengatakan “atau kamu berdoa juga tetapi kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu salah berdoa, dst”! Saudaraku berdoa juga bisa salah, dan itu menyebabkan kadang doa kita tidak berkuasa dan berbuah untuk mengubah hidup kita! Pertanyaannya adalah apa itu doa dan bagaimana seharusnya kita berdoa?


Saudara-saudariku terkasih, berdoa bukanlah sekedar rangkaian permohonan, doa bukanlah sekedar rangkaian kata-kata yang indah! Masuk kapel, masuk gereja, masuk ruang doa, tutup mata, berbicara dan setelah itu doa selesai! Bukanlah demikian! Berdoa yang sesungguhnya adalah ungkapan pikiran hati manusia yang terarah pada Tuhan! Berdoa adalah sebuah kepasrahan pada kehendak Tuhan yang maha kuasa! Dalam bacaan pertama kita dengarkan doa st stefanus “ya Tuhan Yesus terimalah rohku, Tuhan janganlah tanggungkan dosa ini pada mereka”. Menurut pengalaman ini maka berdoa berarti berbicara dengan Tuhan tentang penyerahan hidup kita kepadaNya! Jadi yang paling penting dan pertama-tama adalah penyerahan hidup pada segala kehendakNya, pasrah pada Tuhan! Doa ini sama seperti doa Yesus waktu di kayu salib! Stefanus mau mengingatkan bahwa doa yang benar adalah doa yang membiarkan hidup kita dipenuhi dengan rencanaNya yang indah! Yesus berkati “carilah dahulu kerajaan Allah semuanya akan ditambahkan kepadamu”.


Saudara-saudari yang terkasih, arti berdoa yang kedua adalah hidup kita sendiri adalah doa! Banyak orang memisahkan antara doa dan hidupnya! Sehingga ia ke gereja untuk berdoa, bahkan doanya bagus-bagus katanya, tapi setelah berdoa dia tidak melakukan apa yang dimohonkannya atau bahkan lebih dari itu mengabaikan hidup yang benar dihadapan Tuhan! Alkitab mencatat kata-kata ini, doa orang benar besar kuasanya, bukan doa benar besar kuasanya”

 

Jadi saudara-saudariku terkasih doa yang sesungguhnya tidak hanya terbatas pada kata-kata saja, tetapi lebih dari itu hidup yang benar dihadapan Allah dan sesama! Itulah pesan bacaan yang kedua tadi! Sesungguhnya Aku datang, dan membawa upah untuk membalas setiap orang menurut perbuatannya. Hidup yang mendengarkan firman dan melakukannya, hidup yang memberi kesaksian dan membagi rahmat Allah adalah kekuatan sebuah doa yang ampuh!

 

Yang terakhir adalah doa yang berkuasa adalan doa yang tidak hanya untuk diri sendiri saja tapi juga untuk orang lain! Dalam bacaan injil Yesus memberi contoh berdoa! “Bapa yang Kudus, bukan untuk mereka ini saja aku berdoa, tetapi juga bagi orang-orang yang percaya kepadaKu oleh pemberitaan firman, supaya mereka menjadi satu sama seperti kita! Saudaraku terkasih pesan apa yang dikatakan Yesus dengan sabda ini, dalam doa tidak boleh ada egoime diri! Semuanya saya, semuanya aku, tetapi yang benar adalah keterbukaan hati bagi Tuhan dan orang lain! Doa yang sejati adalah doa yang memohon agar selalu tinggal dan Allah didalam dia! Karena Yesus bersama, “siapa tinggal dalam Aku, dan Aku dalam dia, dengarkan firmanku dan melaksanakannya, mintalah semua akan diberikan kepadanya! Semoga kita semakin menyadari betapa indah berdoa dan kuatnya kuasa doa dalam hidup kita! Amin

Pastor Hironimus Ronny Dahua MSC

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.