Agenda Paroki

S M T W T F S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1

Login Email
banner kiri 2019b

We have 43 guests online
Renungan Hari Minggu, Tgl 3 Maret 2019 PDF Print

Pakailah Kacamata Terang

 

Zaman now juga disebut sebagai zaman Millenial. Orang zaman now suka menampilkan yang “wah” di mata orang lain. Contohnya fashion kacamata hitam dengan berbagai merk yang beredar di pasaran. Banyak orang yang bergaya memakai kacamata hitam. Namun dengan memakai kacamata hitam, semua yang dilihat menjadi kurang jelas, meskipun pada siang hari. Sebaliknya jika orang memakai kacamata biasa, semua menjadi kelihatan lebih jelas meskipun menyilaukan pada siang hari. Kacamata hitam merupakan simbol yang menunjuk pada balok yang menutup mata si pemakai sehingga ia melihat dengan kurang jelas. Kalau toh, orang itu mengatakan bahwa ia melihat selumbar atau kesalahan dalam mata orang lain, bisa jadi itu hanya praduga saja dan bukan hasil dari penglihatan yang benar. Tuhan Yesus mengatakan bahwa perlu orang itu mengeluarkan dulu balok dari matanya atau mengganti kacamata. Dengan demikian, orang tersebut baru dapat melihat kenyataan secara jelas.

Agar orang dapat melihat dengan jelas, maka orang perlu memakai kacamata yang berkwalitas, yakni firman Tuhan sendiri orang beriman yang mendasarkan penglihatan dari firman Tuhan, matanya akan menjadi jernih serta pandangannya tidak akan penuh dengan prasangka, tafsiran-tafsiran yang negatif sebab firman Tuhan itu membuka serta mencahayai mata hatinya.

 

Orang berdosa biasanya menjadi kabur mata hatinya. Orang lebih cenderung meninggikan dirinya sendiri dan selalu merasa benar dalam segala hal. Orang demikian sangat kabur wawasannya. Orang demikian tidak dapat menuntun orang lain. Hanya orang yang rendah hati dan tulus ikhlas yang mempunyai pandangan yang tajam dan bijaksana, sebab hatinya diarahkan oleh terang dan kacamata yang ia pakai adalah kacamata iman akan Tuhan.

 

Marilah kita mengganti kacamata kita dan menggunakan kacamata terang akan sabda Allah. Dengan demikian kita menyingkirkan balok- balok dari mata kita. Kitapun dapat meilhat kebaikan Tuhan yang tercermin dari orang-orang yang kita temui sehari-hari.

Dikutip dari buku percikan hati

Last Updated on Sunday, 03 March 2019 13:23
 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.