Agenda Paroki

S M T W T F S
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

Login Email
banner kiri baru

We have 31 guests online
Renungan Hari Minggu Adven I, Tgl 2 Desember 2018 PDF Print

“ JANJI ALLAH “

 

Betapa senangnya hati seorang anak apabila ia mengetahui bahwa ayah dan ibunya akan mengenapi janji mereka atas dirinya. Ia akan sangat bersemangat dan tidak sabar menantikan datangnya saat itu.

 

Saudaraku, dalam Injil Yesus mengatakan hal yang sangat merisaukan hati banyak orang. Bumi dan langit akan bergelora, tanda – tanda alam mengkhawatirkan banyak orang sehingga akan ada banyak orang cemas. Mengapa Yesus mengatakan hal demikian..? Yesus ingin menyadarkan banyak orang bahwa segala sesuatu ada batas akhirnya. Dunia yang fana ini akan berakhir suatu saat nanti yang akan ditutup dengan kedatangan Anak Manusia pada masa penghakiman.


Tanda – tanda alam menyertai kedatangan-Nya. Namun yang menarik dalam perkataan Yesus ini adalah Allah menjanjikan penyelamatan, penyelamat bagi siapa..? bagi mereka yang selama hidupnya percaya, berharap, taat kepada-Nya serta merindukan dalam sepanjang hidupnya ke genapan janji Allah Bahwa Allah akan menyelamatkan dan memberikan yang terindah bagi mereka yang setia pada-Nya.


Oleh karena itu, Yesus memberikan cara supaya dapat merasakan janji penyelamat itu yakni berjaga – jaga dan berdoa, berjaga – jaga terhadap apa..? terhadap segala hawa nafsu, tawaran kesenangan dan kenikmatan dunia yang menghancurkan serta yang dapat membelokkan hati manusia sehingga menjauh dari Allah. Berdoa supaya apa..? supaya manusia dapat tetap menjaga hatinya serta dapat dengan tegas menolak tawaran dunia yang menghancurkan hidup.

Allah berjanji akan menyelamatkan mereka yang setia pada penghakiman Anak Manusia. Allah senantiasa mengenapi janji-Nya dan hal tersebut telah dinubuatkan oleh Nabi Yeremia dalam bacaan pertama. Saudaraku, Tuhan Yesus sungguh menghendaki kita agar senantiasa berjaga – jaga dan berdoa setiap hari karena kita tidak pernah akan tahu kapan Allah akan mengunjungi kita. Kematian pun dapat dikatakan sebagai kiamat kecil. Oleh karena itu, berjaga dan berdoalah supaya kita siap bila Allah melawati kita.

Dikutip dari buku percikan hati

Last Updated on Monday, 03 December 2018 12:53
 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.