Agenda Paroki

S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

Login Email

We have 86 guests online
Renungan
Penuhilah Mereka dan Kita dengan Roh Kudus PDF Print

PENUHILAH MEREKA DAN KITA DENGAN ROH KUDUS

rohkudus-pic 

 

Saudara-saudari, hari ini kita merayakan hari Pentakosta, hari turun-Nya Roh Kudus ke atas para rasul. Hari turunnya Roh Kudus ini juga sering disebut sebagai hari kelahiran Gereja. Gereja yakni para murid pada waktu itu telah menyelesaikan masa pendampingan dan siap untuk melaksanakan tugas perutusannya membangun persekutuan dan pergi bersaksi ke seluruh dunia.

 

Pentakosta (bahasa Ibrani: שבועות Shavuot, arti harafiah "Minggu-minggu") adalah sebuah hari raya pengucapan syukur bagi Israel atas hasil panen gandum. Pesta itu dirayakan tujuh Minggu setelah hari Paskah. Sebab itu juga dikenal dengan nama Hari raya Tujuh Minggu (Ulangan 16:10). Dalam Perjanjian Baru dan oleh orang Kristen istilah Pentakosta (bahasa Yunani : πεντηκοστή -pentēkostē -pen-tay-kos-tay', artinya adalah hari ke-50) dihubungkan dengan hari turunnya Roh Kudus (Kisah Para Rasul 2:1-11). Hari Pentakosta mengandung  tiga arti.

Last Updated on Tuesday, 26 May 2015 11:15
Read more...
 
Aku Bagian dari Keluarga PDF Print

Aku Bagian Dari Keluarga

                        Hari Minggu Paskah VII Hari Minggu Komunikasi Sedunia ,17 Mei 2015

 

fm  

     Kita semua hidup di dalam keluarga. Semua anggota keluarga mempunyai impian atau harapan yang sama tentang keluarga yaitu hidup keluarga yang sejahtera dalam relasi personal antar anggota keluarga. Harapan tiap keluarga tersebut dapat terwujud jika kasih tinggal dan hidup di sana.

Read more...
 
Tinggal di Dalam Tuhan PDF Print

Tinggal Di Dalam Tuhan

 

1

 

Sahabat terkasih,

 

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus mengundang para murid dan tentu kita semua juga untuk tetap tegar. Ketegaran bisa terjadi jika para murid tetap tinggal di dalam Tuhan. Yesus memberi analogi, ranting pohon anggur tidak akan berbuah jika tidak tinggal di dalam pokok pohon anggur.

 

Pokok anggur adalah Yesus Kristus sendiri. Dia menjadi sumber kehidupan bagi setiap ranting-ranting yaitu sumber hidup bagi manusia. Siapapun yang selalu berkenan untuk tinggal di dalam Tuhan maka Tuhan tinggal di dalam kita. Tuhan tidak akan pernah tinggal di dalam kita manusia jika kita tidak berkenan untuk belajar tinggal di dalam kasih-Nya. Dalam kehidupan manusia selalu punya kehendak agar hidup ini sungguh mekar dan berbuah lebat. Kerinduan hati manusiaa untuk berbuah lebat tidak bisa didiamkan saja. Manusia harus mengusahakan kerinduan itu terwujud.

 

Last Updated on Wednesday, 06 May 2015 16:29
Read more...
 
Tata Cara Berbusana dalam Gereja oleh Anne Avantie PDF Print

Berbusana di Rumah Tuhan

g

 

Kecantikan dan keindahan wanita merupakan bunga yang mengharumkan dunia. Tubuh yang indah adalah cermin yang memantulkan keelokan hati dari jiwa yang bening, penuh pesona. Maka tidak berlebihan bila “kecantikan/keindahan“ wanita bagaikan magnit raksasa yang dapat memberi kekuatan pada dunia.

Namun sayang kaum wanita khususnya umat Kristiani, kadang tidak menyadari bahwa keberadaannya menjadi kelopak-kelopak bunga yang harusnya membawa pesona luar biasa dalam kehidupan jasmani rohani kita, baik dalam rumah maupun di luar rumah, termasuk didalam ruang lingkup gereja.

Last Updated on Wednesday, 07 January 2015 16:15
Read more...
 
PASKA, MELEWATKAN KITA DARI MAUT DAN DOSA PDF Print

MINGGU PASKA KE-2, 7 April 2013

Saudara-saudara terkasih, hari ini kita memasuki Minggu Paska II. Kita tahu Paska yang pertama dirayakan oleh orang Yahudi yang hendak keluar dari tanah Mesir. Bacaannya kita dengarkan pada hari Kamis Putih dan lanjutannya ada pada bacaan kedua Vigili Paska. Dalam upacara yang kemudian diulang setiap tahun itu, umat Israel diminta untuk menyembelih seekor anak domba untuk setiap rumah tangga. Dagingnya yang dipanggang harus mereka makan habis dengan roti tidak beragi dan sayuran pahit. Sebagian darah anak domba itu harus mereka oleskan pada ambang pintu rumah sehingga ketika Tuhan menjelajahi tanah Mesir dan melihat darah itu maka Ia akan melewati (passover) mereka dan meluputkan anak sulung mereka dari maut yang menimpa seluruh anak sulung Mesir. Demikian Paska bagi israel dekat dengan kata passover itu berkaitan dengan pembebasan anak sulung dari maut dan pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.

Umat Perjanjian Baru merayakan Paska dalam kaitannya dengan peristiwa kebangkitan Yesus sesudah tiga hari berada dalam alam maut. Mula-mula mereka berkumpul saja dalam ruang tertutup karena takut. Tapi di sana Yesus yang bangkit menanmpakkan diri menjumpai mereka, meneguhkan mereka, dan mengutus mereka. Mereka bertemu pada hari pertama ataupun hari kedelapan dalam minggu dan Tuhan hadir menampakkan diri dan para murid mengenalnya secara khas ketika Ia memecah-mecah roti. Selanjutnya pertemuan diulangi setiap hari pertama ataupun hari ke delapan dalam minggu, dan setiap kali mereka mendengarkan sabda Tuhan dan memecah-mecah roti mereka merayakan kehadiran Tuhan. Kuasa Yesus yang bangkit menyertai para murid itu dengan mukjizat dan tanda. Mereka mengajar, menyembuhkan; Petrus dan Paulus malah dikisahkan membangkitkan orang mati juga. Jumlah mereka bertambah-tambah banyak dan setiap kali ada yang menjual harta miliknya dan membawanya pada kaki murid-murid itu untuk dibagi kepada setiap anggota menurut keperluannya sehingga di antara mereka tiada yang berkekurangan.

Bagaimanakah umat Bunda Hati Kudus merayakan Paska? Adakah tanda-tanda kuasa kebangkitan Kristus hadir menyertai kita? Ketika ada sukacita untuk berkumpul: di Gereja, di Paroki, di lingkungan, dalam persekutuan-persekutuan ataupun komunitas dan di dalam keluarga untuk berdoa ataupun untuk perayaan Ekaristi; di sana Paska kita rayakan. Di mana ada sukacita untuk berbagi, memperhatikan kepentingan bersama, memperhatikan kepentingan sesama warga yang sungguh membutuhkan di sana semangat Paska digemakan. Di saat ada sukacita untuk bekerjasama dalam setiap karya perbuatan baik entah itu kerja bakti di gereja, entah itu mengunjungi sesama warga, entah itu berbakti sosial; Paska Tuhan dirayakan. Dan di setiap peristiwa rekonsiliasi, perbaikan relasi melalui pengampunan yang membebaskan orang dari rasa takut, marah dan benci; di situ peristiwa Paska diteguhkan. Karena Paska bagi kita adalah melewatkan kita dari kuasa maut dan dosa dan menumbuhkan benih hidup ilahi. Mari kita syukuri tanda-tanda Paska yang sudah ada di antara kita sambil berdoa dan berusaha untuk meningkatkannya.

SELAMAT PASKA.

Romo Yohanes Purwanta, MSC

Last Updated on Monday, 08 April 2013 11:29
 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 7 of 8


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.