Agenda Paroki

S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

Login Email

We have 11 guests online
Renungan
SURAT KELUARGA APRIL 2018 PDF Print

BENARKAH PERSOALAN KELUARGA SEKARANG SEMAKIN ANEH?

SURAT KELUARGA APRIL 2018a
Keluarga-keluarga Katolik yang terkasih, setiap hari kita mendengar kabar mengenai permasalahan keluarga. Masalah yang disampaikan beragam. Cerita yang dikisahkan dan dibagikan juga berwarna-warni. Ada yang biasa saja, ada yang bisa dipertanyakan, ada yang mengagumkan, dan ada juga yang membuat kaget. Variasi persoalan juga beragam. Mendengar kisah persoalan yang kaya itu, kita bisa bertanya, “Apakah masalah keluarga sekarang semakin aneh dan tidak wajar? Bahkan, apakah situasi itu semakin mengerikan?”


Kita memang diperkaya dengan banyak berita mengenai situasi keluarga, karena memang jaman yang berubah. Semua perubahan karena era digital, derasnya informasi, dan sulitnya komunikasi karena waktu pertemuan yang terbatas, akan terus menggunung dan menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian dan tanggapan serius. Kita tidak boleh melarikan diri dari situasi nyata, tetapi belajar menanggapinya dengan bijaksana.


Kebijaksanaan lahir dari dekatnya seseorang dengan Tuhan. Dekat, bukan hanya banyak berdoa, atau banyak menghapal ayat alkitab, tetapi merenungkannya dengan sepenuh hati dalam saat-saat hening yang nyaman dan melegakan. Sayang sekali, kita merasa tidak punya waktu untuk merenungkan hidup, sehingga apa yang kita alami tidak menjadi bahan introspeksi bersama Tuhan. Bagaimana mungkin menceritakan kepada Tuhan pengalaman hidup dalam doa, kalau perasaan kita selalu terburu-buru?

Last Updated on Wednesday, 11 April 2018 18:45
Read more...
 
Hari Minggu Paskah ke II Tgl 08 April 2018 PDF Print

IMAN YANG BENAR

 

Kehilangan orang yang kita cintai dan kagumi selalu mendatangkan kesedihan tersendiri bagi kita. Kita bahkan kehilangan harapan dan semangat. Hal itu membuat kita juga tidak mampu berbuat apa-apa selain terkurung dalam kesedihan kita. Kesedihan dan ketakutan itu akan menjadi halangan besar bagi kita jika kita tidak pernah berani untuk keluar dari situasi itu.

 

Hari ini Injil berkisahkan tentang Yesus yang menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Pada saat itu para murid Yesus amat takut terhadap orang-orang Yahudi selepas kepergian Yesus dari tengah-tengah mereka. Saat itu Yesus hadir dan menyapa mereka “Damai sejahtera bagi kamu”. Kehadiran Yesus sungguh mernguatkan iman mereka, serentak menghapus kesedihan mereka.

 

Tindakan Yesus yang menunjuk lambung dan tangan-Nya amat menyakinkan para murid-Nya. Yesuslah yang berdiri didepan mereka. Yesus mau meyakinkan dan meneguhkan mereka bahwa Ia sama sekali tidak meninggalkan mereka sedikitpun. Namun haruslah tertanam dalam benak mereka bahwa Dialah Putera Allah. Dialah yang benar dan kudus. Dialah yang mampu mengalahkan maut. Kepercayaan dan keyakinan akan Yesus ini menuntut mereka untuk keluar dari rasa takut dan pergi memberikan kesaksian kepada semua orang di sekitar mereka.

 

Sahabat terkasih dalam Tuhan, kita semua sebagai murid-murid- Nya dipanggil untuk memberi kesaksian iman di dalam hidup kita. Kepercayaan dan keyakinan kita akan Yesus yang kita imani tidak pernah sedikitpun meninggalkan kita. Maka kita perlu untuk mengenal Dia secara lebih mendalam. Pengenalan yang mendalam itu akan terjadi lewat usaha kita untuk selalu datang dan berjumpa dengan Yesus. Oleh karena itu, janganlah menyia-nyiakan iman kita kepada Yesus. Janganlah berpaling dari pada-Nya karena iman kita akan Tuhan adalah iman yang benar.

Dikutip dari buku percikan hati.

 
Hari Minggu Paskah Kebangkitan Tuhan Tgl 1 April 2018 PDF Print

YESUS SUNGGUH SUDAH BANGKIT ALLELUIA


Saudari-saudara sekalian, SELAMAT PASKA. Kita merayakan hari terpenting dalam kehidupan iman kita. Tanpa Paskah, sia-sialah iman kita. Sesungguhnya iman kita berlandaskan kepada Kristus yang bangkit. Rasul Paulus mengatakan: “Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu” (1Kor 15:14). Tetapi Kristus itu sungguh telah bangkit. Demikian Paulus memberitakannya: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. …..Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku” (1Kor 15:3-8). Sejarawan Yahudi pada abad ke-1, Flavius Yosefus mencatat: “Kira-kira pada waktu itu, Yesus, seorang bijak, kalau boleh menyebutnya "manusia" karena ia adalah pembuat pekerjaan yang menakjubkan, seorang guru sedemikian yang membuat orang menerima kebenaran dengan sukacita. Ia menarik banyak pengikut, baik orang Yahudi maupun orang asing. Ia adalah Kristus. Dan ketika Pilatus, atas usulan orang-orang terkemuka di antara kami, menghukumnya dengan penyaliban, mereka yang menyayanginya pada mulanya tidak meninggalkannya; karena ia menampakkan diri lagi hidup-hidup kepada mereka pada hari ke-3, sebagaimana nabi-nabi kudus telah meramalkannya dan puluhan ribu hal ajaib lain tentang dia. Dan suku Kristen, yang dinamakan sesuai dia, tidak punah sampai hari ini” (Josephus, Antiquities of the Jews - XVIII, 3:8-10)

Read more...
 
Hari Minggu Palma 25 Maret 2018 PDF Print

“Cinta dan Pengkhianatan”

 

Cinta dan pengkhianatan adalah dua kata yang sering kita dengarkan, kita ucapkan dan mungkin juga pernah mengalami nya! Dua kata yang sering dipadankan namun berbeda arti dan akibatnya! Kata cinta selalu berhubungan dengan pengalaman yang menyenangkan, membahagiakan! Cinta berhubungan dengan pengalaman diterima, diberi, disanjung dan mendapat kata-kata dan perlakuan yang membahagiakan! Sementara kata pengkhianatan berhubungan dengan pengalaman tidak diterima, tidak dihargai dan ditolak meskipun kita telah memberikan yang terbaik!

Last Updated on Wednesday, 28 March 2018 08:24
Read more...
 
Hari Minggu Prapaskah V 18 Maret 2018 PDF Print

APABILA AKU DITINGGIKAN DARI BUMI AKU AKAN MENARIK SEMUA ORANG DATANG KEPADA-KU


Saudari-saudara sekalian, kita jumpa lagi dalam Minggu Prapaska ke-5. Kita memasuki hari-hari terakhir sebelum kita merayakan Pekan Suci. Bacaan-bacaan hari Minggu ini mengajak kita sekalian untuk mengarahkan diri kita kepada makna dari peristiwa penyerahan diri Yesus untuk menanggung kesengsaraan-Nya. Beberapa kalimat yang bisa menjadi kalimat kunci permenungan kita ini: “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja, tetapi jika mati, ia akan menghasilkan banyak buah.” (Injil), “Akan tetapi sekalipun Anak, Kristus telah belajar menjadi taat; ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya.” (Bacaan ke-2); “Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka, dan menuliskannya dalam hati mereka.” (Bacaan pertama). Dari kalimat-kalimat kunci ini kita dapat merunut sejarah keselamatan bahwa Kristus Yesus telah menjadi pokok kehidupan karena ia sendiri telah mau mati dan jatuh ke dalam tanah. Keselamatan dan buah-buah kehidupan telah dihasilkan berkat kematian Kristus. Mengapa Kristus mau mati? Karena Ia telah belajar taat kepada kehendak Bapa-Nya. Di
dalam diri Kristus itulah segenap hukum Taurat dituliskan Allah ke dalam hati-Nya. Kristus yang memasukkan kehendak ataupun perintah Allah di dalam hati-Nya, sanggup memenuhi kehendak Allah. Sekalipun ada godaan untuk dihindarkan/diselamatkan dari kehendak Tuhan yang mengantar-Nya harus menghadapi penderitaan; Yesus tidak terjatuh di dalam ketidaktaatan. Demikian Ia bersabda: “Bapa, selamatkanlah Aku dari
saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang dalam saat ini.”

Last Updated on Sunday, 18 March 2018 20:37
Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 4 of 14


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.