Agenda Paroki

S M T W T F S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

Login Email
banner kiri 2019b

We have 236 guests online
Surat Keluarga Januari 2019 PDF Print

SuratKeluargaJan2019a

RENCANA TUHAN TERINDAH ADALAH KELUARGA

 

Seandainya ada Hal yang paling indah
Maka itu pasti kebersamaan dalam Keluarga
Seandainya diukur kedalaman kebahagiaan
Pasti bahagia terdalam ada di dalam Keluarga


Di mana kita temukan Tuhan
Jika kita tidak merasakannya di dalam keluarga?
Di mana iman kita dapat dirayakan
Jawabannya, pertama di dalam Keluarga

 

Keluarga-keluarga Katolik terkasih, SELAMAT NATAL DAN SELAMAT TAHUN BARU 2019. Semoga pengalaman Hari Natal dan Tahun Baru kalian semua menyenangkan seluruh keluarga. Saya mempunyai harapan-harapan positif pada Anda dan seluruh kelcuarga. Saya selalu merasa bahagia mengingat bahwa Anda selalu mempunyai tempat untuk Tuhan di Dalam Keluarga Anda. Saya yakin Tuhan akan selalu mendampingi ketika Anda berdoa bersama, mengikuti perayaan Ekaristi bersama, dan memaanfaatkan waktu bersama sebagai saat berkualitas dan mendekatkan.


Seringkali ketika berdoa, kita menyebutkan kata “KEHENDAK TUHAN”. Kita seperti orang yang mengerti dan Tahu apa itu kehendak Tuhan. Kata kata itu meluncur dengan nyaman dan otomatis di Dalam kalimat-kalimat kita. sebenarnya, apakah kita mengerti apa itu kehendak Tuhan? Kehendak yang tersembunyi dan selalu menjadi diskusi yang tak pernah habis direnungkan, dikaji, dipelajari, dan tetap menjadi misteri dalam hidup setiap kita.


Dalam Hidup ini, Saya percaya ada semacam “Grand Design” atau rencana besar Allah Dalam Hidup kita. Allah mempunyai jalan cerita yang baik pada setiap kita. Ia tidak merancangkan Hal yang buruk pada kita, Karena kita percaya Ia adalah Allah yang baik dan sayang pada kita semua. Yeremia 29:11 mengatakan, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”


Sungguh melegakan firman Tuhan bagi kita! Yah kita berada dalam rancangan-Nya yang baik, yang membawa kita pada damai sejahtera. Damai berarti tidak membawa tekanan, tidak membawa kekecewaan, dan sejahtera berarti tidak merasa berkekurangan dan Penuh syukur. Hidup yang membawa sukacita buat kita!


Tetapi apakah kita sudah mengetahui kehendak Tuhan? Apakah hidup kita sudah sesuai dengan kehendak itu? Pencarian yang panjang dan tak berkesudahan akan selalu menjadi tugas kita selama di dunia ini. Demikian juga kalau kita mencari kehendak itu dalam keluarga kita. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi mengingat janji Tuhan dalam Yesaya itu, kita akan diteguhkan untuk terus mencari kehendak Tuhan dan mendekatkan diri pada kehendak itu.


Rancangan-Nya adalah Damai sejahtera. Itu yang penting kita pegang. Kadang kita merasa ragu dan kecewa dengan kisah yang kita jalani tiap hari. Kekecewaan bisa menjadi awal dari menjauhnya kita dari rancangan baik Tuhan itu. Kita dengan membuta mencari alternatif kebahagiaan, meninggalkan panggilan yang baik dan ditentukan Tuhan dan kemudian makin jauh dari rencana besar Allah itu. Sayang sekali kalau kita jadi makin jauh dari Tuhan, padahal kita selalu membutuhkan tuntunan-Nya.


Kehendak Tuhan yang jelas seharusnya dilihat sebagai panggilan dalam hidup ini. Saya terpanggil menjadi imam, maka saya perlu yakin bahwa kehendak Tuhan yang besar adalah “menuliskan cerita” sebagai imam, entah ada tantangan, ada kesulitan, ada sukacita, ada kegembiraan, atau kisah yang lain. Saya menjalaninya bukan sebagai tempat pencarian yang tak berujung. Saya menjadikan panggilan ini sebagai wadah saya membuat kisah hidup yang positif, meskipun ceritanya tidak selalu demikian.


Panggilan Anda juga sama, sebagai orang yang hidup bersama pasangan, bersama orangtua, bersama anak-anak, dan itulah panggilan Anda. Jangan sering melihat alternatif yang banyak jumlahnya. Setialah pada panggilan dan rencana besar Tuhan itu. Tidak ada yang akan sempurna dalam setiap pilihan Anda, bahkan dalam "pendalaman kisah hidup" itulah kita mendapat mahkota di dunia dan di surga. Ketika kita mengingkari adanya kesulitan atau tantangan itu, maka kita menjauh dari rencana besar Tuhan dalam hidup kita.


Orang-orang jaman ini disuguhi banyak pilihan, mulai dari pilihan gaya hidup, pilihan aplikasi gadget, pilihan mode pakaian, fasilitas untuk bebas memilih membuat kita pongah dan sering memilih berhenti bertekun dan mencari alternatif pilihan lain. Perceraian, perselingkuhan, aksi bunuh diri, pisah rumah, adalah beberapa contoh yang disebabkan karena orang berusaha menjauhi masalah dan mencari alternatif karena mengingkari panggilannya.


Keluarga-keluarga yang terkasih, saya tidak mengatakan bahwa semua peristiwa mempunyai alasan sama, tetapi jika pada dasarnya kita bertekad untuk setia, maka kita tidak akan mengalami situasi yang jauh dari Tuhan itu. Kesetiaan, ketekunan, ketabahan, cinta kasih, pengampunan, pengendalian diri, kemurahan hati, adalah senjata yang masih sangat dapat diandalkan untuk menjawab panggilan Tuhan itu setiap hari (bdk. Buah-buah roh Ef.5:22-23).


Setialah dan tetaplah bertekun dalam hidup perkawinanmu. Bertekunlah dalam kejujuran, dan belajarlah menerima apa yang sedang dialami bukan sebagai hukuman Tuhan, melainkan merenungkannya sebagai cara Tuhan mendewasakan kita. Ajarkanlah kepada seluruh anggota keluarga sikap yang sekarang ini semakin ditinggalkan. Jangan mendukung sikap tidak suka berjuang, malas, mudah putus asa, cepat marah atau dendam, serta kebencian. Dukunglah pribadi yang dirahmati Roh Kudus di atas.


Saya percaya, Anda dapat melakukannya, sehingga doa-doa kita cocok dengan yang kita katakan, bahwa kita mengikuti kehendak Allah. Semoga Allah membantu kita untuk itu. Tuhan selalu Memberkati keluarga-keluarga kita semua. Amin

Rm. Alexander Erwin Santoso MSF

SuratKeluargaJan2019b

 


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.