Agenda Paroki

S M T W T F S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

Login Email
banner kiri 2019b

We have 10 guests online
Artikel
Berapa lamakah seorang Ibu mengandung ??? Sanggupkah Anda ??? PDF Print

Berapa lamakah seorang Ibu mengandung ??? Sanggupkah Anda ???


Apabila Anda mengikuti Perayaan Ekaristi jam 08.30 pada hari Minggu tanggal 4 November 2018, maka Anda pastiIMG-20181106-WA0013 melihat sekumpulan umat berseragam atasan warna biru duduk di bagian depan. Mereka adalah para peserta KEP (Kursus Evangelisasi Pribadi) Angkatan II Gereja BHK yang baru saja mengikuti Retus pada tanggal 27-28 Oktober 2018, dan pada tanggal 4 November 2018, mengikuti acara Inaugurasi.


Mereka dinyatakan lulus setelah mengikuti Kursus Evangelisasi Pribadi selama 9 bulan (Februari – November 2018) “Wowwww... Lama sekali Kursusnya... Selama Ibu mengandung...“ Itu yang banyak dirasakan peserta saat pertama ditawarin untuk mengikuti KEP ini. Namun, di saat KEP ini selesai, berubah menjadi... “Wah... gak terasa ya udah 9 bulan... “, para peserta yang awalnya tidak saling mengenal saat pertama, seiring dengann berjalannya waktu, sudah menjadi suatu Keluarga Baru.

Last Updated on Tuesday, 04 December 2018 13:58
Read more...
 
Seperti apakah Kitab Suci Anda di rumah ??? PDF Print

Seperti apakah Kitab Suci Anda di rumah ???

 

Kapankah Anda terakhir kali Anda “menyentuh” Kitab Suci di rumah ? Mohon maaf, saya menggunakan IMG-20181010-WA0083kata “menyentuh”, karena tidak sedikit dari kita meletakkan Kitab Suci di lemari yang tertutup, sehingga tidak “tersentuh”... atau...mungkin ada juga yang sekarang bertanya-tanya... “Duh Kitab Suci saya ada di mana ya ?”
 
Jangan malu... Karena dulu, saya pun seperti itu. Dua puluhan tahun, Kitab Suci saya tersimpan dengan begitu rapinya, masih mulus seperti saat pertama saya menerima Kitab Suci itu. Bahkan, pernah saat dibutuhkan, saya harus mencari-cari dulu, karena saya lupa Kitab Suci itu tersimpan di mana.
 
Di zaman sekarang, begitu banyak godaan untuk tidak berjalan di jalanNya, untuk meninggalkan Gereja. Semakin banyak godaan itu, semakin kita harus melawan, dengan lebih mendekatkan diri padaNya, mempersenjatai diri kita. Selain mengikuti Ekaristi, aktif dalam kegiatan pelayanan dan Gereja, kita juga bisa mempersenjatai diri kita dengan membaca Kitab Suci, membaca FirmanNya untuk meneguhkan iman kita.
Last Updated on Thursday, 11 October 2018 09:35
Read more...
 
Sederhana PDF Print

Selamat ulang tahun Gereja Bunda Hati Kudus…

Syukur atas 80th karya Gereja tercinta di pusat kota Jakarta ini.

Hmm… Bicara soal syukur… Sejauh mana kita telah mensyukuri keberadaan Gereja kita ini??

 

“SEDERHANA”

 

 

N01 Gereja Santa Maria Assumpta - Katedral Tanjung SelorN03 Stasi St. Antonius - Selimau IIBeberapa waktu yang lalu, saya mendapat kesempatan “belajar” terbaik dalam hidup saya. Belajar dari kesederhanaan… Yang membuahkan iman yang luar biasa di pedalaman. Yaa… Beberapa waktu yang lalu untuk sebuah tugas Legio Maria, saya berkunjung ke pedalaman Kalimantan Utara wilayah Keuskupan Tanjung Selor dengan seorang teman Legioner dari Bogor. Sebuah kesempatan belajar yang selama ini memang menjadi impian saya. Dan saya beruntung!!! Ketika Tuhan sungguh memberikannya kepada saya. Judul di atas… merupakan kata emas di sini…“SEDERHANA”


Jadi di suatu hari… (beuhh..udah kayak apa aja yaa, hhee…) Saya, teman saya, dan 4 orang lain (Pastor, Bruder dan 2 Legioner Tanjung Selor), berkunjung ke 2 stasi dari Paroki Katedral Tanjung Selor. Jaraknya??? Untuk Stasi St. Antonius-Selimau 2, ditempuh dengan 1 jam perjalanan mobil. Masih aman… Buat mereka berempat yang sudah biasa. Tapi tak terpikirkan oleh kami berdua yang sudah terbiasa dengan segala kemudahan hidup di kota besar. Tujuan kedua… Stasi St. Fransiskus Asisi-Silva Rahayu. Jaraknya sekitar 70-80 Km dari pusat Keuskupan, yang ditempuh dengan 2-3 jam perjalanan mobil. Segitu juga pake ngebut dikit, ketika memungkinkan… MemungkinkanN02 Stasi St. Fransiskus Asisi - Silva Rahayu?? Iyaa… kalau nemu jalan aspal. Hampir 70% jalannya ituuu…Ruaaarrr biasa!!! Kita yang di dalem mobil udah berasa kayak naik kuda ketika melintasi jalan yang berbatu dan berlubang.Jalan aspal pun jangan dikira kayak di sini, yang kiri kanan udah banyak macem2. Jalannya kelak kelok, sepi, nemunya hutan, tebing sama jurang. Kebayang ga?? Harus kebayang!!!
Saat hari mulai malam dan kami harus kembali ke Keuskupan, perjalanan pun menjadi lebih menantang. Jalanan yang berlumpur semakin ambles ketika banyak truk2 besar melintas sebelum kami.

 

Last Updated on Thursday, 19 July 2018 22:47
Read more...
 
« StartPrev12NextEnd »

Page 2 of 2


Powered by Joomla!. Designed by: moodle hosting semi dedicated server hosting Valid XHTML and CSS.